Dollar Turun!

Posted On 1 Juni 2009

Filed under Uncategorized
Tag:

Comments Dropped leave a response

Begitu dollar naik, semua harga sparepart komputer dijual pake dollar. Tapi pas harga dollar turun, harga yang dipakai rupiah. Jadi intinya, harga sparepart komputer akan naik bila dollar naik, tapi tidak akan turun kalau dollar turun

Air PDAM Mati Lagi

Posted On 29 Mei 2009

Filed under Uncategorized
Tag:

Comments Dropped leave a response

Suatu hari Bapak A yang bekerja sebagai angggota DPRD seperti biasanya pergi ke kantornya. Sampai di kantornya Bapak A ditegur oleh rekannya Bapak B.
Pak B : Pak A, sepertinya bapak belum mandi?
Pak A : Oh ya, hari ini air mati lagi.
Pak B : Kenapa tidak beli mesin pompa air Pak?!, paling-paling harganya yang bagus gak sampai 500 ribu.
Pak A: Murah ya…
Pak B : Memang Pak, kalau saya, saya beli tabung untuk nyimpan airnya. Air PDAM di tempat kita kan sering mati. Saya tidak habis 5 juta buat semuanya.
Pak A : Okelah, saya keliling dulu nyari pompa. Bagus juga idenya Pak A.

Akhirnya Hujan Juga

Posted On 29 Mei 2009

Filed under Uncategorized
Tag:

Comments Dropped leave a response

Setelah hampir sebulan tidak hujan, dan dua minggu terakhir udara sangat panas, akhirnya hari ini hujan juga. Pun demikian, tradisi listrik padam masih terus berlanjut. Air PDAM yang kadang dua hari mati, dan biasanya hanya sekali sehari dapat mengalir juga masih berlanjut. Hal seperti ini akan terus berlanjut jika pemerintah masih terus memanfaatkan lahan kosong menjadi perkebunan kelapa sawit.

Situs Iklan Gratis

Posted On 8 April 2009

Filed under Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Saat ini cukup banyak situs iklan gratis beronlinenan (berkeliaran gak cocok juga ya) di internet, salah satunya merapiHijau.com yang awal April 2009 ini beroperasi. Perbedaan yang mencolok sari situs ini adalah tampilannya yang menarik, berbeda dengan situs-situs sejenis.

Tampilan yang menarik didukung dengan penggunaan yang sangat mudah membuat merapihijau.com memberikan warna khusus di dunia situs iklan gratis. Situs ini memang dirancang untuk mudah digunakan, bahkan untuk orang awam sekalipun, namun situs ini mewajibkan para penggunanya untuk membuat account terlebih dahulu, khususnya bagi pemasang iklan, hal ini digunakan untuk meningkatkan keamanan transaksi antar pengguna.

Terhubung langsung ke server IIX membuat situs ini sangat cepat di selancar, bahkan untuk koneksi dialup dengan kecepatan 56kbps saja pengguna sudah sangat nyaman dibuatnya. Jadi bagi kamu yang mau jualan atau mau nyari-nyari barang atau apapun itu silahkan langsung masuk ke merapihijau.com.

Malioboro

Posted On 15 Januari 2009

Filed under OpiniKu
Tag:

Comments Dropped 2 responses

Saya kira telah banyak tulisan-tulisan yang mengangkat Malioboro menjadi topik utama, namun kenapa saya kok kelihatannya juga ikut-ikutan nulis tentang jalan yang terletak di tengah kota Jogja tersebut?

Memang banyak hal yang menarik, banyak hal yang layak untuk diperhatikan di sepanjang jalan ini, mulai dari gadis-gadis manis dengan fashion terbaru hingga beragam aneka kerajinan. Jalan yang mampu membuat kita berkeringat ini juga menampung beberapa orang dengan berbagai macam penampilan, dan mereka selalu meneriakkan ‘peace’ yang terkadang malah membuat orang menjadi ‘takut dan merasa was-was’ berjalan di sepanjang jalan yang bau pesing ini.

Jalan yang seharusnya terkenal juga dengan sampahnya ini merupakan jalan yang sangat sibuk, beragam jenis kendaraan pribadi maupun umum, yang bermesin ataupun tidak melintasi jalan ini. Akibatnya banyak pejalan kaki menjadi korban kemacetan. Malioboro yang seharusnya menjadi wisata jalan kaki dan belanja menjadi tidak kondusif malahan terkesan tempat ‘pembunuhan massal’.

MAPALA ataupun OPA setiap tahunnya terus bertambah, namun hasil kerja mereka tidak pernah diangkat ke media atau disosialisasikan sewajarnya, apakah karena memang mereka gak ada kerjaan yang layak disorot oleh khalayak ramai karena kerjaannya tidak menolong orang banyak, jadi hanya untuk kepentingan organisasi-nya saja, dan hal ini tentu saja menimbulkan indikasi bahwa tidak ada persatuan yang kuat antar OPA dan tujuan yang jelas dari para pecinta alam.

Hingga saat ini Pecinta Alam layaknya sebuah topeng tua yang masih terus dipakai, malah semakin banyak yang menjual topeng ini, hal ini didasarkan semakin banyaknya pengguna topeng ini. Pengguna topeng ini juga biasanya memiliki style yang berbeda dengan gadis manis di Malioboro, dan bahkan sangat jauh berbeda, dan maaf jika saya katakan disini malah mirip dengan beberapa orang ataupun komunitas yang sering nongkrong di Malioboro (seperti tertera pada paragraph 2) dan para mereka ini juga memiliki sesuatu untuk diteriakkan, yaitu kekeluargaan dan  ‘save our planet’ yang cukup memekakkan telinga saya, namun apakah mereka tahu apa yang mereka teriakkan tersebut? Saya kok jadi ragu.

Dari ketinggian hotel-hotel di kawasan Malioboro  terlihat jelas kumuhnya kawasan sungai Code yang mengenaskan dan tidak mengalami perbaikan, atau belum dilaksanakan perbaikan, namun kapan baru ada perubahan. Jogjakarta yang terkenal dengan kota budaya, kota pelajar ternyata kok malah memamerkan kejorokannya (kekumuhannya), apakah hal yang seperti ini yang disukai para bule?
Untuk hal yang satu ini saya yakin pernah ada tindakan yang bertujuan baik, namun tidak adanya persatuan menjadi kendala, hingga kelihatannya kegiatan tersebut tidak ada gunanya.

Laman Berikutnya »